Bagaimana Klasifikasi Pucuk Merah dan Rinciannya?

Bagaimana Klasifikasi Pucuk Merah dan Rinciannya?
Bagaimana Klasifikasi Pucuk Merah dan Rinciannya?

Tanaman pucuk merah sekarang memang sedang digandrungi dan banyak dicari oleh para pecinta tanaman hias. Tanaman hias yang mempunyai ukuran cukup besar ini memang sangat cocok bila ditempatkan di halaman depan rumah. Selain cantik, juga bisa sebagai pelindung dari jalan. Bagaimana klasifikasi pucuk merah ini, sehingga bisa digolongkan sebagai tanaman hias?

Tanaman pucuk merah masih kerabat dengan jambu air, salam dan juwet. Apabila daunnya diremas maka akan tercium bau seperti minyak atsiri. Tanaman yang mempunyai nama latin syzygium oleana tergolong sebagai tumbuhan dengan ukuran besar. Namun, karena keindahannya, nama ilmiah pucuk merah ini digolongkan dalam jenis tanaman hias. Secara detail, klasifikasi pucuk merah adalah sebagai berikut.

Bagian Akar

Klasifikasi pucuk merah yang akan dibahas pertama kali ada di bagian akarnya. Pucuk merah sendiri adalah jenis tumbuhan yang memiliki akar tunggang. Ciri dari akar tunggang adalah, akarnya berupa akar tunggal, merambat dan bisa membesar.

Karakteristik lebih rinci dari akar tunggang diantaranya adalah mempunyai akar primer yang menghujam masuk ke dalam tanah. Sehingga akar ini mampu menyangga tanaman secara kokoh. Fungsi lain dari akar tunggang adalah untuk menyimpan makanan.

Akar tunggang biasanya dimiliki oleh tanaman yang termasuk tumbuhan besar. Pohon lain yang memiliki akar tunggang adalah pohon jambu air, beringin, salam, jambu darsono. Oleh sebab itu, tanaman pucuk merah dimasukkan dalam jenis tananaman hias berpohon besar yang masih sekerabat dengan tanaman-tanaman yang sudah disebutkan di atas.

Batang

Pucuk merah termasuk dalam jenis tanaman kayu. Tanaman yang tergolong dalam tanaman kayu memiliki ciri-ciri batangnya bulat, bisa tumbuh membesar dan tinggi. Disamping itu, tanaman ini termasuk tanaman yang mempunyai kulit kayu. Karena mempunyai kulit kayu, maka klasifikasi pucuk merah pada batang tanaman ini adalah termasuk tumbuhan yang batangnya berkambium.

Kambium merupakan lapisan sel meristem yang terdapat pada tanaman dikotil atau tanaman berbiji belah. Lapisan ini mempunyai kemampuan membelah diri yang mengakibatkan adanya pertumbuhan dan perkembangan. Bukti nyata dari adanya pertumbuhan ini adalah batang yang berkambium bisa bertambah besar. Selain itu, batang ini juga memiliki cabang.

Itu sebabnya, batang tanaman pucuk merah bisa tumbuh membesar dan tinggi. Bila dibiarkan tanpa pemangkasaan, tanaman pucuk merah ini bisa mencapai tinggi hingga lima meter. Sebagai jenis tanaman hias yang mempunyai ukuran besar, tanaman ini lebih cocok bila ditanam pada tanah, bukan di dalam pot. Dengan demikian, tanaman ini bisa tumbuh dengan sempurna.

Daun

Daun merupakan bagian dari tanaman pucuk merah yang memiliki daya tarik tersendiri. Alasan tanaman ini dimasukkan dalam golongan tanaman hias, adalah karena pesona pada keindahan dan keunikan daunnya. Warna daun ini pula yang menyebabkan tanaman ini disebut dengan tanaman pucuk merah karena pucuk atau ujung dari daun ini berwarna merah.

Daun pucuk merah merupakan daun tunggal berbentuk lancet dengan tangkai yang sangat pendek, bahkan cenderung hampir duduk. Daun ini tumbuh dengan arah yang saling berhadap-hadapan. Klasifikasi pucuk merah pada ukuran daun ini tergolong kecil bila dibandingkan dengan batangnya, yaitu panjang 6 cm dan lebar hanya 2 cm saja. Permukaan daun mengkilat, dan semakin tua, warnanya akan semakin tajam dan kuat.

Keunikan dari daun pucuk merah adalah pada warnanya. Saat masih muda dan baru bertunas, warna dau adalah hijau muda. Semakin lama, warna daun akan berubah menjadi lebih tua, sehingga yang tadinya berwarna hijau muda, berubah menjadi hijau tua. Warna ini akan semakin bertambah tua, hingga akhirnya daun berwarna coklat kehijau-hijauan.

Namun, ini berbeda dengan warna pucuknya. Klasifikasi pucuk merah di bagian daun ini justru berwarna merah. Semakin tua, warna merah pada pucuk daunnya semakin kuat hingga hampir mendekati warna coklat. Dengan pucuk warna yang berbeda ini pula, menyebabkan tanaman ini dijuluki tanaman pucuk merah dan menjadi ciri khas dari tanaman hias tersebut.

Bunga

Klasifikasi pucuk merah dibagian bunganya terbilang cukup menarik. Tanaman ini mempunyai bunga majemuk yang tersusun dari malai berkarang terbatas. Pada saat sedang mekar, bunga akan tampak seperti kepala putik yang berwarna putih.

Dalam hal ini tangkai putih mempunyai ukuran yang lebih pendek dibandingkan dengan panjang tangkai dari benang sari. Putik ini terletak tepat di tengah tangkai benang sari dengan jumlah yang lebih banyak.

Buah

Tanaman pucuk merah juga memiliki buah. Buah dari tanaman pucuk merah ini berbentuk bulat dan agak pipih. Sementara pada bagian tengah permukaan atas terdapat sebuah cekungan. Ukuran buah tanaman pucuk merah sangat kecil, yaitu dengan diameter hanya 0, 7 cm saja. Buah ini berwarna mengkilat dan memiliki rasa yang manis.

Klasifikasi pucuk merah yang sudah diuraikan di atas merupakan klasifikasi secara garis besar dari jenis tanaman ini. Ada lagi jenis yang cukup unik dan patut anda coba tanam yaitu cabe hias, tanaman hias kaktus, dan tanaman hias mahal lainnya. Dengan pengklasifikasian ini diketahui penggolongan tanaman ini berdasarkan ciri-ciri morfologi yang dimiliki tanaman tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *