Cara Pemupukan Tanaman Hias Untuk Hasil Maksimal

pemupukan-tanaman-hias-2

Cara pemupukan tanaman hias mungkin tidak semudah memberi pupuk pada tanamn pada umumnya. Karena fakanya tanaman hias memang jauh lebih senstif daripada tanaman  pada umunya. Salah memberi pupuk bisa membuat tumbuhan anda mati tiba- tiba atau bahkan tidak bisa tumbuh dengan baik.

Dan hal ini pasti  akan sangat merugikan anda. Selain karena harga dari tanaman hias cukup mahal. Kesalahan pemupukan bisa menyebabkan perawatan yang selama ini anda lakukan menjadi sia- sia dan tidak berguna sama sekali.

Ada banyak hal yang membedakan pemupukan pada tanaman hias daripada  tanaman biasa. Meski terkesan biasa saja.Tapi perbedaan dalam proses pemupukan dan perawatan inilah yang membedakan nilai dari tanaman hias yang anda miliki. Bahkan pemupukan ini menentukan kelangsungan hidup dari tanaman hias anda.

Lalu apa saja perbedaan  pemupukan tanaman hias dan juga tanaman  biasa .Berikut ulasannya untuk anda.  

  • Jenis Pupuk

Saat melakukan pemupukan pada tanaman hias. Jenis pupuk bisa mempengaruhi fungsi dari pupuk tersebut. Karena ada fungsi pupuk yang berguna untuk melebatkan daun dan ada jenis  pupuk yang berguna untuk menguatkan akar. Beberapa jenis pupuk ini juga disesuaikan dari jenis tanaman yang sedang dirawat atau yang akan diberi pupuk.

Khusus untuk jenis tanaman hias daun dan bunga biasanya menggunakan dua jenis pupuk yaitu jenis pupuk padat dna juga cair. Dan untuk tanaman jenis batang lebih banyak mengunakan jenis pupuk padat.Karena lebih mudah dimasukkan ke dalam media tanam yang berguna  untuk menguatkan akar pada tanaman hias batang.

Dilihat dari jenis pupuknya.  Pupuk untuk tanaman hias dibedakan menjadi dua yaotu

Pupuk Organik : Pupuk organik adalah jenis pupuk alami yang dibuat dari sampah tumbuhan,  kompos, kotoran hewan, limbah ikan dan juga tumbuh- tumbuhan. Pupuk organik disarankan digunakan pada tanaman hias saat awal pertumbuhan . Karena dapat menguatkan keseluruhan bagian tanaman yang sedang melewati masa pertumbuhan.

 Dan keuntungan pupuk organik adalah mudah terurai serta memiliki resiko kecil tumbuhan akan bermasalah. Meski hasilnya lebih lama daripada pupuk kimia namun keuntungannya adalah lebih aman dan juga rendah alergi pada tanaman anda. Yang bisa menyebabkan tidak merespon pupuk atau bahkan tidak cocok sama sekali.

Untuk pemberian pupuk organik yang biasanya lebih banyak dalam bentuk cair. Disarankan untuk memberi pupuk selama 7-10 hari sekali dan dalam dosis normal bukan dalam dosis tinggi . Karena beresiko membuat tanaman hias anda mati. Disaranakan memberi pupuk jenis POC organik dengan takaran 1 : 5. Dengan kandungan 1 bagian pupuk yang dilarutkan dengan 5 liter air.Kemudian semprotkan sekitar 200- 300 mili selama seminggu sekali atau sepuluh hari sekali agar tumbuhan anda tumbuh dengan baik.  Metode ini sangat disarankan untuk tanaman hias bunga dan juga dauh.

Pupuk Anorganik: Pupuk anorganik atau pupuk kimia adalah pupuk olahan yang berisi zat kimia yang berfungsi untuk pertumbuhan tanaman hias serta menguatkannya dari penyakit. Pupuk anorganik yang biasa digunakan adalah jenis pupuk NPK, Urea ,TSP dan KCI.  Pupuk anorganik memiliki banyak sekali unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Seperti fosfor, kalium, magnesium, mangan , serta nitrogen. Khusus untuk pupuk NPK , pupuk ini dapat digunakan hampir ke seluruh tanaman hias baik tanaman hias bunga, buah, dan juga batang.

Pupuk NPK dapat digunakan pada media tanam apapun baik di pot maupun di tanah dengan cara memasukkannya ke dalam media tanam langsung. Hal ini untuk memudahkan pupuk larut dan juga memudahkan tanaman untuk menyerap unsur hara  yang ada pada pupuk.

 Untuk cara pemupukan tanaman hias dengan pupuk NPK sendiri menggunakan rasio asumsi 10:15:19

DARI 1Kg pupuk NPK dengan rasio 10:15:09  hitungannnya sebagai berikut

10/100 x1000  = 100 gram

15/100 x 1000 =150 gram

09/100 x 1000 =90 gram

Jika anda menggunakan rasio dengan pupuk Urea, SP-36. Dan KCL untuk menghasilkan Rasio yang sama dengan pupuk NPK.

Urea      : 45/100     x 100= 200 gram

SP          :36/100     x150=400 gram

KCL -36 : 60/100×90= 150 gram

Dengan perbandingan yang tepat pupuk ini dapat digunakan dengan cara menaburkan atau membenamkannya langsung pada media tanam  baik dalam pot ataupun dalam tanah.

 Untuk tanaman hias bunga disarankan untuk menggunakan  pupuk NPK dengan kandungan fosfor yang tinggi. Agar bunga lebih cepat berbunga dan tidak mudah layu.

Waktu  Pemupukan tanaman hias

Selain memperhatikan kandungan fosfor, Kalium dan juga Natrium. Tanaman hias  juga memperlukan unsur hara lainnya berupa Magnesium, Boron, Besi dan juga Mangan. Beberapa unsur hara ini bisa membantu pertumbuhan tanaman hias menjadi lebih baik. Mencegah tanaman menguning dan juga mudah layu serta mati.

Cara pemupukan tanaman hias yang tepat tidak hanya bergantung pada jenis  pupuk dan juga kandungan yang ada pada pupuknya saja. Namun juga waktu yang tepat kapan pemberian pupuk akan menentukan penyerapan nutrisi yang ada pada tanaman  hias.

Pemupukan pada tanaman hias dianjurkan pada pagi hari antar pukul 08:00 – pukul 10:00. Agar penyerapan pupuk menjadi lebih maksimal.

  • Pemakaian Air

Penggunaan air dalam proses pemupukan dan juga pertumbuhan tanaman sangatlah vital.  Selain sebagai pelarut pada pupuk. Air juga menjadi media yang vital untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar bisa tumbuh dengan baik.

Air yang sangat dianjurkan untuk dipakai sebagai agen pelarut adalah air tanah murni yang tanpa mengandung kaporit atau bukanlah air PDAM. Air tanah biasa tidak mengandung zat apapun yang bisa menghambat pelarutan pupuk yang juga akan membahayakan tanaman nantinya.

Saat melakukan pemupukan tanaman hias pemberian pupuk harus benar- benar tepat agar penyerapan pupuk bisa terjadi dengan maksimal. Apalagi untuk pupuk dengan jenis “slow realease”, pemberian air yang pas bisa memaksimalkan larutan yang akan diserap oleh tumbuhan.

Cara pemupukan tanaman hias indoor bunga lebih dianjurkan dengan metode pupuk “slow realease yang akan bertahan lama pada media tanam. Sehingga penyerapannya bisa maksimal dan menjaga agar bunga tetap terpenuhi nutrisinya. Apalagi untuk tanaman bunga yang baru tumbuh.

Dalam melakukan pemupukan tanaman hias  pengaturan komposisinya tidak boleh sembarangan.Selain jenis pupuk, kandungan pupuk dan waktu pemupukan serta penggunakan air. Cara pemupukan tanaman hias juga harus disesuaikan dengan jenis, kondisi tanaman dan fase pertumbuhan tanaman hias anda. Terlebih jika anda melakukan pemupukan untuk tanaman cabe hias. Jenis ini memerlukan perhatian ekstra yang perlu anda pahami lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *